Home » Uncategorized » Indonesia ku nan remuk…

Indonesia ku nan remuk…

Piye Indonesia iki…” kata Fatik, “nang temanggung kerusuhan ki…nak akar masalahe kemiskinan ngunu rodo nggaya…lha dudu ok…” lanjutnya…

Lha terus opo?” tanyaku yang emang belum liat berita dari pagi… “sektarian???” lanjutku bertanya…

iyo sektarian….” Jawab fatik

Malamnya aku nonton berita di tempat Ayub. Lha iya emang ngawur kok ya… gara-gara sidang pelecehan agama -dimana terdakwa dituntut lima tahun penjara- akhirnya kerusuhan terjadi. Satu mobil polisi dihajar entek. Beberapa warga yang gak tau apa-apa ikut kena pukul. Pihak polisi pun juga sama, ada yang terluka. Memang terlihat kedua kubu sudah terpancing emosi.

Polisi memang bertugas mengamankan keadaan, sehingga mereka pun diperbolehkan melakukan tindakan yang sesuai SOP [standard operating procedure kali…]. Sayange polisi ikut ngehajar beberapa warga yang gak bersalah, cuma pas nepak’i berada di tempat kejadian [right man in the right placei, hihihi] .

Pasca kerusuhan di depan PN Temanggung, dilanjut pengrusakan terhadap tiga rumah ibadah [asumsiku sih itu gereja semua, tapi di berita gak disebut spesifik sih] yang salah satunya baru selesai direnovasi. Allah karimpiye jan… 2 milyar kerugian materiil diperkirakan. Belum dihitung kerugian imateriil seperti menguatnya ke-akuan Kristen dan Islam, sensitivitas masalah-masalah keagamaan dan lain-lain. Parah ya???? Haduh… ini sudah di batas kewajaran.

Asumsi nya sih penyerang-penyerang gereja itu orang luar Temanggung sendiri. Dan modelnya bener2 vandal banget. Remuk jan. hp dan seluruh media yang merekam aksi pengrusakan dibanting dan dirusak. Kok ya gak gentel banget. Cuma maunya lari dari tanggung jawab. Gak ada bedanya dengan pengecut-pengecut yang gak punya moral, penakut..

Teriakan allahu akbar diteriakkan lantang namun dengan aksi pengusakan. Kejamkah allah??? Said Aqil bilang dalam sebuah kesempatan bahwa asbabun nuzul “la ikroha fid din” adalah ada seorang sahabat asli Madinah yang memaksa anak-anaknya –yang Kristen- untuk masuk islam. Lha kok ya Islam anyaran [muallaf] yang sok-sokan pake sorban itu gak mikir sampai di sana. Nama Tuhan sama sekali gak pantas disebut dalam sebuah aksi vandalisme brutal kaya itu. Payah banget sih…

Memang, dari dulu sektarianisme dengan politisasi agama adlah hal yang terlalu sering terjadi dan seolah niscaya. Lha tapi sudah 2011 kok ya masih belum dwasa rakyat ini, terutama kelompok-kelompok penyerang tersebut. Remuk negaraku……….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s