Embedding Video di Blog

Mari belajar meng-embed video youtube di posting wordpress kita.

  1. Pilih sebuah video dari youtube. Saya pilih dua buah video yang kira-kira pas untuk saya taruh di posting saya.
  2. Buka url video yang kita inginkita embed
  3. Klik kanan pada video tersebut
  4. Pilih copy embed code 
  5. Masuk ke dashboard wordpress, dan pilih Post => Add New
  6. Tulis posting seperti biasa
  7. Paste-kan embed code di tempat yang anda inginkan di posting-an anda
  8. Publish seperti biasa
  9. Kita lihat hasilnya
  • Ini videonya Nusron Wahid   😎
  • Yang ini video anak-anak manggung nyanyi di MAPSI   🙄

Thats all …   :mrgreen:

Advertisements

Mencabut Baterai Laptop?

[Ini adalah tulisan lama saya yang sudah pernah saya publish di blogspot dan ikut saya boyong ke wordpress]


Percaya ndak percaya, banyak wacana baru yang saya dapatkan setelah beli laptop baru. Kenyataannya, wacana-wacana tersebut banyak yang bertolak belakang dengan hal-hal yang sudah dipercayai kawan-kawan di sekitar penulis.

Hal pertama yang ingin saya bahas di sini adalah tips perawatan baterai laptop. Mitos* yang berkembang di lingkungan penulis adalah “Lepas baterai laptop ketika menggunakan laptop dalam waktu yang relatif lama supaya baterai tidak bocor”.

Alasan dari pendapat tersebut adalah agar baterai tahan lama karena penggunaan baterai diminimalisir.

Namun ternyata setelah googling, saya dapati bahwa banyak pendapat yang mengatakan hal tersebut kurang tepat (untuk tidak mengatakan salah). Karena jika kita melepas baterai, otomatis yang sumber arus yang dipakai oleh laptop kita adalah arus PLN. Kalau tiba-tiba listrik mati (bahasa Jawa-nya oglangan), maka laptop-pun akan mati mendadak. Dikhawatirkan “kematian mendadak” ini mengakibatkan konsleting (hubungan arus pendek) pada komponen di dalam laptop (motherboard, RAM, prosesor, misalnya). Tentu kita lebih memilih rusak baterai daripada rusak motherboard (pengennya sih nggak rusak semua ya? hehe). Memang sih, kita bisa menggunakan UPS untuk mencegah “kematian mendadak” ketika kita menggunakan laptop tanpa baterai. Tapi kalau saya pribadi memilih memakai baterai, daripada membeli UPS yang harganya 300 ribuan … (bilang aja ndak ada duit. hehe), Sedikit mengingatkan bahwa baterai laptop merupakan mekanisme pertahanan adanya pemutusan arus suplai listrik (mendadak) pada laptop seperti halnya UPS pada PC

Alasan lain, kenapa saya tidak mengikuti pendapat tersebut adalah kenyataan bahwa baterai laptop zaman sekarang sudah berjenis lithium baterai yang kabarnya sudah punya fitur pemutusan arus charge otomatis. Dan ketika saya baca manual petunjuk laptop saya (merk laptop saya DELL), saya dapati bahwa baterai laptop saya memiliki kemampuan tersebut (baca di sini). Sedikit mengutip pendapat dalam tanya jawab di yahoo!answer bahwa “Secara teknis baterai, memiliki umur pakai, tergantung jenisnya. saya rasa pabrik pembuat laptop sudah mempersiapkan itu semua. ikuti saja prosedur pemakaian yang ada pada buku panduan. jika buku panduan mengharuskan mengecas sekian jam pada awal pemakaian ikuti saja, jika tidak ya jangan.

Apalagi ada larangan dari beberapa post di kaskus dan indowebster untuk tidak melakukan charging and discharging, Semakin sering kita melakukan Charge Discharge (CdC), semakin cepat pula cycle count terpakai, dan efek dari semakin besarnya cycle count akan mengakibatkan backup time battery semakin rendah. Referensi charging dan discharging bisa dilihat di sini

Berkenaan dengan baterai laptop, sekali lagi semuanya terserah anda, mau ikut yang mana. Karena banyak sekali kontroversi seputar baterai laptop. Hidup adalah pilihan… dan silahkan memilih… hehehe…


Update: sekarang saya menggunakan laptop merk Fujitsu, dan sesuai yang saya sampaikan, saya mengalami bahwa baterai akan lebih awet jika sering tercolok listrik.